Blogger news

Mahasiswa Resah Dengan Adanya Polisi Tidur di Kampus

Sumber Foto : Dokumentasi Pribadi 
Keberadaan speed bump atau polisi tidur di kampus UIN Sunan Gunung Djati Bandung belakangan ini menjadi keresahan yang dirasakan mahasiswa diketahui keberadaan polisi tidur ini dinilai tidak efektif lantaran jaraknya yang berdekatan. Jumat, 14/04/2023.

Diketahui pemasangan speed bumb atau polisi tidur ini telah dilakukan sejak 3 maret 2023 hanya saja keberadaan speed bump ini menyebabkan ketidakefektifan karena jaraknya yang terlalu dekat, menurut pantauan sementara ini jumlah speed bump yang terpasang di sejumlah titik sebanyak 33.

Di antara titik pemasangan ini yang paling diresahkan mahasiswa berada di depan gedung fakultas ushuluddin sampai gerbang utama yang saat ini berjumlah kurang lebih 5 buah jumlah ini merupakan hasil dari relokasi yang dilakukan walaupun sudah direlokasi polisi tidur yang ada saat ini memiliki tinggi yang tidak wajar sehingga membuat warga kampus uin sunan gunung djati bandung resah.

"Speed bump ini sangat meresahkan karena terlalu dekat dan itu dapat menyebabkan kemacetan lalu dapat merusak shockbreaker motor", ujar Fikri mahasiswa KPI.

Sama dengan yang dikeluhkan Fikri, mahasiswa Adab dan Humaniora, Raden Gilang juga merasa risih dengan adanya speed bump ini. "Saya sendiri agak risih dengan adanya speed bump ini karena jarak yang terlalu berdekatan dan terlalu banyak jika memang untuk mengurangi kecepatan tidak perlu sebanyak itu disetiap jalannya", ungkapnya.

Dengan adanya polisi tidur dengan jumlah 33 itu tentu mengagetkan civitas akademik dan menjadi perbincangan terutama mengenai polisi tidur yang berimpitan dan terlalu banyak, pemasangan ini menuai keresahan dari mahasiswa yang mengendarai motor karena mengganggu kenyamanan berkendara.

Reporter : Rifaldi Andzani


Tidak ada komentar

Posting Komentar

© all rights reserved
made with by templateszoo