Blogger news

Generasi Muda Sebagai Aktor Utama dari Perubahan Iklim

Sumber Foto: https://images.app.goo.gl/WvaGXQdbhToWDdHZ8


Generasi muda sangat berperan penting untuk mencegah krisis iklim yang terjadi di muka bumi, karena generasi muda saat ini sangat berpengaruh terhadap perubahan iklim dimana generasi muda seperti mahasiswa yang sadar dan cerdas iklim dapat menjadi aktor utama upaya adaptasi dan mitigasi perubahan iklim yang terjadi. Perubahan iklim berdampak sangat luas pada kehidupan masyarakat yang dapat mempengaruhi berbagai aspek pada perubahan alam dan kehidupan manusia. Seperti yang terjadi pada saat ini yaitu menurunnya kualitas air, kesehatan, musim kemarau yang berkepanjangan, harga pangan meningkat, rusaknya infrastruktur, dan berkurangnya sumber air.

 
Menurunnya kualitas air, di zaman sekarang menemukan air yang berkualitas cukup sulit untuk di dapatkan. Hal ini dikarenakan banyaknya limbah yang tercemar oleh perbuatan manusia dan membuat air pun menjadi kotor. Sehingga menyebabkan kualitas air menurun dan sangat jarang untuk di dapatkan, sumber- sumber pencemaran air kebanyakan dari limbah cair seperti MCK, sampah padat yaitu plastik, gelas, dan sisa-sisa makanan. Usaha-usaha yang harus kami lakukan sebagai generasi muda untuk menjaga air agar tetap berkualitas dan bersih dengan cara pengawasan terhadap pembuangan sampah sembarangan, memberikan ketegasan terhadap pencemaran lingkungan, dan memberikan kesadaran terhadap masyarakat agar selalu dan senantiasa untuk bisa menjaga lingkungan sekitar.

Kesehatan, perubahan iklim saat ini telah menjadi pengaruh besar terhadap kesehatan masyarakat lantaran meningkatnya kondisi cuaca ekstrem dan polusi udara yang menyebar luas di berbagai daerah. Perubahan iklim saat ini mempunyai ancaman besar untuk anak-anak dan generasi penerus yang dapat mengakibatkan kesehatan terancam jika suhu global tidak dijaga jauh di bawah 2 derajat Celsius. Begitu luasnya dampak perubahan iklim terhadap aspek kehidupan saat ini termasuk dampaknya terhadap kesehatan masyarakat sehingga harus di adakannya langkah-langkah pengendalian agar terhindar dari apa yang kita tidak harapkan, yaitu dengan cara mengkonsumsi makanan yang sehat dan berprotein, melakukan olahraga, menjaga kebersihan, mengendalikan pikiran dari stres dan banyak meminum air putih.

Musim kemarau yang berkepanjangan, musim kemarau yang berkepanjangan yaitu musim kemarau yang sangat panas dengan jangka waktu yang panjang sehingga dapat menyebabkan kekeringan berkepanjangan, kekeringan dapat menjadi bencana alam apabila menimbulkan suatu wilayah kehilangan sumber pendapatan yang mengganggu pertanian dan ekosistemnya. Perubahan iklim ini merupakan ancaman yang berat terhadap pertanian dan perkebunan yang merupakan sumber kebutuhan manusia. Musim kemarau menyebabkan lingkungan menjadi kering yaitu kekurangan air yang merupakan kebutuhan vital semua makhluk hidup. Kebutuhan air tak bisa di tawar-tawar. Dan tanaman dengan padi ketika ingin menjadi subur dan bagus itu harus mendapatkan air yang cukup sedangkan jika ada kemarau panjang maka air akan surut dan sulit untuk di dapatkan.

Harga pangan meningkat, ketika terjadinya perubahan iklim biasanya harga pangan juga ikut meningkat dikarenakan berdampak luas pada kondisi sosial ekonomi suatu negara, perubahan iklim yang membuat cuaca tidak menentu menyebabkan kerugian yang cukup besar kondisi ini mengancam konsistensi ketersediaan harga pangan khususnya beras. Beberapa tahun ini telah terjadi perubahan iklim yang di mana cuaca tidak bisa di prediksi apakah akan datang hujan atau kemarau, sehingga sulit untuk menentukannya terutama bagi para petani yang dapat mengganggu hasil tanaman, kondisi ini dapat merugikan masyarakat dengan perubahan iklim yang membawa dampak kekurangan air, gagal panen dan mengakibatkan peningkatan harga pangan.

Rusaknya infrastruktur, terjadinya perubahan iklim yang mengakibatkan adanya longsor, gempa bumi, banjir, tsunami yang dapat menimbulkan bangunan-bangunan rusak jalanan yang terendam air dan merugikan masyarakat terutama di sektor infrastruktur, karena perubahan iklim ini berdampak terhadap kebutuhan masyarakat yang berakibat banyaknya kerusakan jalan, rumah, gedung, bahkan tempat ibadah.

Berkurangnya sumber air, ketika terjadi peningkatan perubahan iklim di antaranya curah hujan, tekanan udara, suhu udara yang mengakibatkan berkurangnya air maka di sanalah sumber air pun mengurang sehingga manusia kesulitan untuk mendapatkan air bersih akibat perubahan iklim yang tidak menentu.

Penulis: Siti Muhibatul Rohmah 

Tidak ada komentar

Posting Komentar

© all rights reserved
made with by templateszoo